Banyuwangi,www.mediateropingtimur.co.id
Pemerintah Daerah melalui dinas terkait secara resmi melakukan pembangunan infrastruktur jembatan
yang menghubungkan Desa Padang, Desa Cantuk dan Desa Bedewang, tepatnya di wilayah Dusun Sungeb Desa Cantuk Kecamatan Singojuruh sudah dapat digunakan secara fungsional untuk mempermudah aksesibilitas dan transportasi warga desa dan masyarakat umum. Namun,
dibalik megahnya jembatan tersebut, Lsm TEROPONG DPC Banyuwangi [Buwang Arifin] menyoroti kondisi akses jalan di area jembatan diduga terkesan dibiarkan terbengkelai
Jembatan yang memiliki panjang kurang lebih 6 meter dan lebar 6 meter dibangun dengan struktur beton bertulang atau rangka baja yang kokoh. Namun permukaan jembatan hingga sampai saat ini masih berupa perkerasan beton "belum diaspal" berdampak pada keselamatan pengguna jalan
kondisi perkerasan beton terlalu lama tidak dilapisi aspal dan digenangi air terus menerus di musim hujan sehingga retak
Kurang lebih empat tahun lamanya pembangunan infrastruktur jembatan tersebut sering terjadi kecelakaan di malam hari akibat gundukan tanah tidak dirata, apalagi di saat musim penghujan, genangan air menutupi akses jalan diarea jembatan, dan tidak adanya lampu penerangan jalan.
Masyarakat sangat kecewa, yang mana Jalan Daerah diwilayah tersebut adalah salah satu akses utama masyarakat umum.
Masyarakat, melalui LSM TEROPONG
berharap kepada Pemerintah Daerah, dalam hal ini, Dinas PU Bina Marga Banyuwangi untuk segera turun
tangan meninjau lokasi jembatan tersebut untuk melakukan perbaikan akses jalan/pengaspalan agar pembangunan jembatan tersebut bermanfaat dan dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat
Pantauan di lapangan menunjukkan. LSM TEROPONG DPC Banyuwangi
juga menyoroti akses jalan Daerah yang ada diwilayah Desa Cantuk, Desa Kemiri dan Desa Sumberbaru, yang kini terlihat rusak parah dan berlobang belum ada perbaikan dari Pemerintah Daerah
Padahal, melalui pemerintah Desa Cantuk dan swadaya masyarakat sudah berupaya melakukan perbaikan jalan Desa dengan cara rabat beton, namun tidak bisa bertahan lama akibat terus menerus diguyur hujan, dan kerapnya dilewati muatan melebihi kapasitas
Menuru LSM TEROPONG. Apalah artinya jembatan megah, tapi akses jalannya rusak.
Kerusakan jalan di sepanjang Jalan Daerah di Jalan Desa Cantuk, Desa Kemiri dan Desa Sumberbaru. memaksa kendaraan khususnya kendaraan roda dua dan empat harus ekstra hati hati, karena disamping jalannya rusak parah banyak lobang lobang. Masyarakat khawatir. Jika
Jalan yang rusak dibiarkan terlalu lama, kondisi jalan tersebut justru semakin tambah parah, hinga menghambat transportasi dan potensi ekonomi yang seharusnya meningkat
diriliase mediateropongtimur.co.id






