kode kode panjang URL GAMBAR

Bunga Desa. Bupati Banyuwangi Tinjau Sekolah Lansia di Desa Alasmalang

Media Teropong Timur
Oleh -
0
Banyuwangi,www.mediateropongtimur.co.id

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat menggelar Program Bupati Ngantor di Desa (Bunga-Desa) di Desa Alasmalang dibuat kagum oleh semangatnya Mbah Ponari dengan mengenakan baju seragam sekolah lengkap dengan topi dan sepatu

Nenek berusia 60 tahun selain semangat dalam mengikuti program Sekolah Lansia beliau semangat mengikuti pelatihan membuat kue tradisional. Bahkan dengan meyakinkan nenek tiga cucu itu terlihat semangat memimpin belasan lansia lainnya untuk menyampaikan yel yel di hadapan Ipuk saat berkunjung, dan cerita kalok seragam yang di pakai berupa topi dan rok mini itu punya anaknya

"Saya dulu sekolah buk, tapi cuma sampai kelas empat SD, sekarang saya sekolah lagi biar terlihat sehat dan hati tambah senang," kata nenek Ponari hingga Ipuk tersenyum.

Terlepas berkunjung di Desa Alasmalang lanjut ke SDN 1 slasmalang, distiap gelaran Bunga Desa Ipuk selalu menyempatkan untuk memberikan workshop berkaitan dengan pendidikan. Di Desa
ini terdapat program Sekolah Lansia yang dikelola oleh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Fayyad Singojuruh yang merupakan pendidikan non formal, sebagai upaya mendapatkan pendidikan yang baik agar menjadi pribadi sehat dan tetap produktif.

Di Sekolah Lansia ini para lansia mengikuti berbagai program seperti aktivitas sosial, pengetahuan tentang gizi seimbang, cek kesehatan, serta pelatihan-pelatihan agar tetap produktif. Seperti nenek Ponari meski
di usia 60 tahun dia tetap semangat dalam menekuni aktivitasnya walau hanya berjualan semanggi di rumahnya, semua itu dilakukan kata nenek Ponari karena dia ingin tetap produktif di usia senjanya.

Bupati Ipuk kagum melihat semangat nenek Ponari dan para lansia di sekolah itu. Menurut Ipuk, menjadi tua merupakan perjalanan hidup yang pasti terjadi. "Namun menjadi sehat
dan produktif di usia senja merupakan sebuah pilihan. Dan itu saya yakin yang diinginkan semua orang," kata Ipuk.

Karena itu Ipuk mendorong agar para lansia untuk tetap aktif dan terlibat dalam komunitas. Seperti mengikuti Sekolah Lansia di PKBM.

"PKBM ini merupakan lembaga pendidikan yang lebih fleksibel. Selain bisa mengentaskan pendidikan formal melalui paket belajar, pendidikan non formal seperti Sekolah Lansia ini penting untuk menjaga kualitas hidup para lansia," jelas Ipuk.

Ipuk menambahkan, Pemkab Banyuwangi juga memiliki banyak program untuk meningkatkan kesejahteraan para lansia. Seperti pemberian makanan bergizi gratis melalu program Rantang Kasih, jemput bola pemeriksaan kesehatan, Posyandu Terintegrasi yang melakukan pemeriksaan bagi para lansia, dan berbagai program lainnya.

"Dengan program-program tersebut, angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terus meningkat. "Angka harapan hidup Banyuwangi juga meningkat dari 71,6 menjadi 73,79 tahun. Ini menunjukkan harapan hidup semakin panjang dan taraf kesehatan semakin baik," tambah Ipuk.

Selama ngantor di Desa Alasmalang, digelar berbagai layanan publik disana. Yakni pengurusan dokumen kependududukan selama dua hari, cek kesehatan, layanan pendidikan, hingga pengurusan ijin intuk usaha mikro.

(teropongtimurnews/ Yusup pribadi)

Tags:

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)