Banyuwangi,www.mediateropongtimur.co.id
Taman Nasional Baluran yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Banyuwangi, kini menuai sorotan publik terkait kebijakan parkir kendaraan wisatawan. Keluhan ini
disampaikan oleh Siswanto yang biasa di panggil Cak Sis perwakilan sekaligus Diver mobil dari komunitas Ijen Tiger
Menurut Cak Sis, Kepala balai memutus sepihak penerbitan aturan, bahwa di Taman Nasional Baluran tidak menyediakan area tempat parkir untuk kendaraan bus sehingga harus parkir di sepanjang jalan, yang dinilai sangat membahayakan keselamatan pengunjung maupun pengguna jalan lain dan berpotensi menimbulkan kecelakaan.
"Kami sangat menyayangkan, karena kenyataannya aturan tersebut justru terkesan tidak konsisten. Kami melihat dan merasakan langsung bahwa peraturan yang dibuat oleh pihak pengelola terkesan tebang pilih. Di satu sisi dilarang, namun di sisi lain masih banyak bus yang diparkir di sana dengan berbagai alasan," ujar Cak Sis yang juga merupakan salah satu pengemudi Ijen Tigar, juga seorang jurnalis di media Teropongtimu
Lebih lanjut,Cak Sis mempertanyakan konsistensi dan ketegasan pihak pengelola. "Jika aturan sudah dibuat, mengapa pihak yang membuat aturan justru terkesan melanggar aturannya sendiri? Apa konsekuensinya jika pembuat aturan itu sendiri tidak taat pada aturan yang telah ditetapkannya?" tegasnya.
Cak Sus berharap pihak pengelola segera menyediakan lokasi parkir yang layak dan aman bagi kendaraan wisatawan, sehingga Taman Nasional Baluran tetap nyaman dikunjungi dan keselamatan semua pihak dapat terjamin
Editor: Buwang Arifin
