Banyuwangi,www.mediateropongtimur.co.id
Kondisi infrastruktur yang memprihatinkan di Jalan Kelir, Wilayah Brak, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi akhirnya memakan korban. Kebocoran saluran pipa air milik PDAM yang tak kunjung ditangani serta kerusakan badan jalan yang parah diduga menjadi pemicu utama terjadinya kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Selasa, 4 Agustus 2026.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lapangan, Dodik, Ksaksi yang mengetahui kepada awak media menyampaikan. Peristiwa bermula saat sepeda motor tipe NMAX berwarna putih yang dikendarai oleh dua orang pelajar melaju dari arah timur. Sementara itu, dari arah berlawanan melaju sepeda motor merek Vario dengan nomor polisi P. 3055 OPB.
"Saat tiba di lokasi jalan yang rusak, berair dan berlubang akibat luapan air dari pipa yang bocor, kedua pengendara sama-sama berusaha menghindari kerusakan jalan tersebut. Sayangnya, upaya pengelakan itu justru membuat keduanya berpapasan secara langsung hingga terjadi tabrakan keras atau adu banteng.ungkap Dodik
Akibat kejadian nahas tersebut, lanjut Didik, pengendara sepeda motor Vario mengalami luka serius berupa patah tulang pada kaki maupun tangan. Sementara pengendara serta penumpang motor NMAX juga menderita patah tulang disertai berbagai luka memar dan robek di sekujur tubuh. Para korban sesegera mungkin dilarikan ke rumah sakit terdekat oleh warga yang berada di lokasi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
"Kondisi di lokasi kejadian memperlihatkan jelas bahwa saluran air bersih mengalami kebocoran cukup besar sehingga air terus menerus memancar dan menggenangi permukaan jalan. Hal ini menyebabkan aspal jalan menjadi lunak, hancur dan membentuk lubang-lubang yang cukup dalam serta licin, yang sangat membahayakan pengguna jalan baik kendaraan bermotor maupun pejalan kaki. Warga,"ungkap Dodik
Warga setempat pun mengaku kondisi ini sudah berlangsung cukup lama namun hingga kini belum ada tindak lanjut perbaikan dari pihak terkait.
Warga sekitar sangat mengharapkan agar pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Banyuwangi segera turun tangan menutup kebocoran dan memperbaiki saluran pipa yang rusak. Selain itu, masyarakat juga memohon kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk segera melakukan pemulihan kondisi badan jalan tersebut.
Warga berharap perbaikan ini dilakukan sesegera mungkin agar tidak ada lagi kecelakaan serupa yang menelan korban di kemudian hari.
Selain itu, warga juga meminta agar dilakukan peningkatan pengawasan, pemantauan berkala serta penanganan cepat setiap kali ditemukan kerusakan jaringan pipa maupun fasilitas umum lainnya demi menjamin keselamatan serta kenyamanan seluruh elemen masyarakat yang beraktivitas di wilayah tersebut.
Duum: Dodik
Editor: Redaksi teropongtimur:
Buwang Arifin
