kode kode panjang URL GAMBAR

Warga Kesal Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki. Inisiatif Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan Jadi Bentuk Protes Halus

Media Teropong Timur
Oleh -
0


Banyuwangi,www.mediateropongtimur.co.id

Rasa kecewa dan kekesalan mendalam meluap dari warga Dusun Pelantaran, Desa Bayu, Kecamatan Songgon, menyikapi kondisi akses jalan utama di wilayah mereka yang sudah bertahun-tahun rusak parah namun tak kunjung mendapat penanganan serius. Bahkan, kekesalan itu tercurah dalam bentuk aksi unik: beberapa jumlah warga secara bersama-sama menanam pohon pisang di bagian tengah jalan yang berlubang dan rusak parah itu

Kondisi jalan Desa Bayu yang berlubang-lubang dalam, permukaannya tidak rata, dan semakin memburuk saat musim hujan ini telah menjadi keluhan utama sejak lama. Salah satu warga [ Kariyono ] melalui sambungan watshAAp nya menyatakan bahwa mereka telah merasakan penderitaan melintasi jalan rusak ini selama bertahun-tahun, namun harapan akan adanya perbaikan nyata seolah tak pernah datang
Sudah berapa tahun lamanya kami rasakan jalan rusak begini. Tidak ada tanda-tanda akan diperbaiki, dibiarkan saja hancur seperti ini. Kondisinya sangat menghambat segala aktivitas kami sehari hari, warga kesulitan mengangkut hasil pertanian, biaya perawatan kendaraan membengkak, bahkan anak-anak sekolah pun harus berjalan hati-hati melewati genangan air dan lubang yang dalan, sangat beresiko membahayakan keselamatan mereka," ujar Kariyono dengan nada kecewa

Setelah melewati jalan rusak sebagai mana di maksud tersebut:

Lembaga Control Masyarakat, Lsm TEROPONG DPC Banyuwangi saat melintas, dan tau pasti kondisi jalan dusun pelantaran Desa Bayu yang rusak parah. menurutnya. Penanaman pohon pisang tersebut bukan bermaksud menghalangi jalan selamanya, melainkan sebagai bentuk protes halus sekaligus cara mengingatkan keras-keras kepada pihak berwenang bahwa jalan tersebut sudah sangat terabaikan, dan penanaman pohon pisang di tanam di tempat jalan yang berlubang dalam. Bahkan warga menyebutnya secara ironis: “Kalau tidak diperbaiki, biarkan saja tumbuh menjadi kebun pisang, daripada dibiarkan berbahaya bagi siapa pun yang lewat".

*Harapan dan permohonan warga yang disampaikan kepada Lsm TEROPONG:

Warga Dusun Pelantaran Desa Bayu menyampaikan harapan besar dan permohonan tulus kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk segera turun langsung meninjau kondisi di lapangan, jangan hanya mengetahui dari laporan tertulis saja. Lihatlah sendiri betapa parahnya kerusakan yang ada, bagaimana jalan ini menjadi penghambat utama kemajuan desa dan keselamatan warganya. Segera
merealisasikan perbaikan jalan secara menyeluruh dan berkualitas, bukan sekadar ditimbun sementara yang hanya bertahan sebentar lalu rusak kembali.

Menurut Lsm TEROPONG DPC Banyuwangi: Tunjukkan kepedulian nyata, bukan hanya terkesan membiarkan begitu saja hingga bertahun-tahun tanpa ada solusi yang jelas. Warga percaya bahwa jalan yang layak adalah hak dasar setiap warga negara untuk mendukung kehidupan, pendidikan, dan perekonomian keluarga.

Komitmen untuk menjaga keberlanjutannya, agar akses ini nantinya bisa dinikmati oleh anak cucu, melancarkan arus perdagangan hasil bumi, dan membuka kesempatan kemajuan bagi Desa Bayu ke depannya. Warga nenegaskan, mereka tetap mendukung pembangunan daerah, namun sangat berharap suara dan penderitaan mereka didengar dan ditindaklanjuti secepatnya. Semoga aksi sederhana ini menjadi perhatian, agar jalan yang rusak segera berubah menjadi jalan mulus yang membawa manfaat dan kemajuan bagi seluruh warga dusun Pelantaran, khususnya Desa Bayu,


Diterbitkan atas laporan warga Dusun Pelantaran Desa Bayu
Editor: Buwang Arifin
Tags:

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)