Jajaran pengurus Yayasan Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi [YLBHI]
menggelar rapat internal yang penting dan penuh makna. Rapat ini secara khusus membahas dua hal pokok utama, yaitu peninjauan kembali keabsahan akta pendirian organisasi guna memperkokoh landasan hukum lembaga, serta penyusunan peta jalan kinerja yayasan untuk masa
mendatang. Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib, demokratis, penuh kekeluargaan, dan dijiwai tekad kuat untuk terus memajukan lembaga demi kepentingan bersama dan keadilan masyarakat luas. Minggu 7 Juni 2026
Acara rapat berjalan lancar dan terkendali dengan baik di bawah kendali Moderator sebagai pengatur jalannya diskusi yang memberi kesempatan berbicara kepada beberapa pengurus, serta menjaga agar pembahasan tetap fokus, efektif, dan tidak melebar ke luar topik yang telah ditetapkan, dan kehadirannya
sangat membantu terciptanya komunikasi yang konstruktif sehingga setiap aspirasi dapat tersampaikan dengan baik dan tertib.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum YLBHI [ Doni Pranesta, S.H., C.Neg ] secara tegas dan gamblang memberikan sambutan sekaligus arahan resmi. Beliau tidak hanya menyampaikan visi besar organisasi, tetapi juga secara rinci menjelaskan susunan lengkap nama‑nama jajaran pengurus inti yang dipercaya memegang amanah YLBHI, dan
penjelasan singkat latar belakang kepercayaan ini dimaksudkan agar seluruh unsur yayasan mengenal pimpinan secara jelas, terjalin rasa saling kenal, tumbuh rasa kebersamaan, dan mempermudah koordinasi kerja ke depannya.
Ketua menegaskan bahwa susunan pengurus yang ada merupakan gabungan dari orang orang yang berintegritas, berkompeten, dan memiliki dedikasi tinggi terhadap cita‑cita luhur yayasan. Selain
memperkenalkan struktur organisasi, Ketua YLBHI pun menyampaikan komitmen kuat yang menjadi ruh utama organisasi.
“Kedepan , yayasan ini harus bekerja dengan sungguh sungguh, tulus ikhlas, dan penuh rasa tanggung jawab yang besar. Kami betul betul akan memprioritaskan serta lebih mengutamakan kepentingan masyarakat banyak, serta bertekad kokoh untuk terus berdiri di garis terdepan guna membela hak-hak warga masyarakat yang membutuhkan perlindungan hukum, keadilan, dan pendampingan tanpa membedakan latar belakang apapun. Pernyataan ini kami sampaikan sebagai landasan kerja baru agar setiap langkah yang diambil tidak pernah lepas dari visi awal lahirnya lembaga YLBHI, yaitu menjadi benteng perlindungan yang dapat diandalkan oleh siapa saja yang membutuhkan," tegas Doni Pranesta
Menyusul penjelasan struktural organisasi tersebut. Sekjen YLBHI,
[ Samiadi Prayitno, SE ] memberikan penjelasan secara mendalam peran sentral dan tanggung jawab besar yang diemban oleh jabatanya. Beliau menjelaskan bahwa posisi Sekjen bukan sekadar jabatan administratif biasa, melainkan memiliki fungsi ganda sebagai penggerak roda organisasi sekaligus penghubung utama antar seluruh bidang yang meliputi
-Menyunsun rencana kerja operasional berdasarkan arahan ketua, mengelola
-administrasi dan kesekretariatan yayasan secara rapi dan tertib,
-menjaga kelengkapan serta keabsahan seluruh dokumen resmi termasuk akte pendirian dan perijin,
-Mengkoordinasikan kerja antar seluruh divisi agar selaras dan tidak tumpang tindih, serta mendokumentasikan setiap keputusan rapat dan kegiatan, serta memastikan bahwa seluruh kebijakan yang diambil dapat dijalankan dengan baik dilapangan sesuai ketentuan yang berlaku," jelas Sumedi
"Masukan tersebut diharapkan menjadi kompas sekaligus penyemangat bagi seluruh jajaran pengurus dan staf dalam menjalankan setiap tugas pengabdiannya," ungkap Drs, Joko
Di penghujung acara rapat sesi diskusi tanya jawab, salah satu topik, [ Heri Purwanto, BS,c ] mendapatkan perhatian khusus dari jajaran pengurus YLBHI, dengan membahas secara tuntas serta mendalam mengenai etika dalam menyampaikan informasi dan cara kerja yang baik, terutama yang berkaitan dengan dunia jurnalistik pemberitaan dan publikasi
"Setiap kegiatan yang berkaitan dengan pemberitaan dan penyampaian aspirasi, publikasi hasil pendampingan, maupun dokumentasi wajib senantiasa berpegang teguh dan menerapkan kode etik yang berlaku secara ketat. Hal ini mutlak dilakukan demi menjaga kredibilitas, objektivitas, kejujuran, serta kepercayaan publik yang sudah dibangun dengan susah payah terhadap nama baik dan kinerja yayasan agar tetap terjaga dengan baik untuk waktu yang panjang," tegas Hari Purwanto
Rapat ditutup dengan kesepakatan bulat dan komitmen bersama untuk segera menindaklanjuti seluruh poin hasil pembahasan secara nyata.
Ketua Umum YLBHI [ Doni Pranesta, S.H., C.Neg ] berharap
Harapan besar yang ingin dicapai bersama adalah agar ke depannya YLBHI semakin kokoh pondasi hukumnya, semakin jelas struktur kepengurusannya, semakin profesional kinerjanya, dan semakin luas manfaatnya bagi seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan uluran tangan perlindungan hukum," tutup Doni
diriliase mediateropongtimur.co.id
Editor: Buwang Arifin



