Pamekasan,www.mediateropongtimur.co.id.
Sejumlah anggota organisasi masyarakat (ormas) Madas menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Dinas Koperasi (Diskop) hari ini, Jumat (16/8). Demo tersebut digelar sebagai bentuk protes terkait kebijakan yang dikeluarkan oleh Wamira, salah satu badan usaha di bawah naungan Diskop, yang dianggap merugikan para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Massa yang terdiri dari puluhan orang ini berkumpul sejak pukul 09.00 WIB sambil membawa berbagai spanduk dan bendera yang berisi tuntutan. Dalam orasi yang disampaikan, Ketua Ormas Madas, Bapak Dus Samad , menegaskan bahwa Wamira telah mengabaikan kepentingan para pengusaha kecil dan lebih mengutamakan kepentingan korporasi besar.
"Kami menuntut agar Diskop segera mengevaluasi kebijakan Wamira yang tidak berpihak pada UMKM. Kami juga meminta transparansi terkait penggunaan anggaran yang selama ini dikelola oleh Wamira," ujar Dus Samad dalam orasinya.
Dalam orasinya yang lain bapak jumai selaku korlap madas juga menyampaikan beberapa tuntutan yang harus di laksanakan dan harus dipenuhi yang pertama:
1.Kepala Dinas Koperasi Dan NakerTrans Kabupaten Pamekasan segera mengundurkan diri dari jabatannya.
2.Kembalikan anggaran yang di duga kuat di selewengkan.
3.Segera tutup semua Wamira Mart karena tidak sesuai dengan komitmen yang sudah di tentukan.
Namun para demonstran sangat kecewa dikarenakan Bapak Mutaqin Selaku Kepala dinas Koperasi tidak bisa menemui para demonstran dikarenakan ada kepentingan yang lain.
Aksi ini berakhir sekitar pukul 10.30 WIB dengan damai dan mereka akan kembali menggelar aksi yang lebih besar jika tuntutan mereka tidak dipenuhi dalam waktu dekat.
Pihak kepolisian yang turut mengamankan jalannya aksi menyebutkan bahwa kegiatan ini berjalan lancar dan tidak ada insiden yang signifikan. Namun, mereka tetap akan memantau perkembangan situasi untuk memastikan keamanan tetap terjaga.
Pewarta: Mul

