Banyuwangi,www.mediateropongtimur.co.id
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Banyuwangi Kota, Rogojampi, Karangsari-Sempu, Setail-Sempu, Blimbingsari, Muncar, dan Sraten dengan total 7 kelompok pelatihan. Masing-masing kelompok diikuti 16 peserta dari berbagai latar belakang usaha mikro dan masyarakat umum yang ingin meningkatkan keterampilan usaha.
Menariknya, materi pelatihan disesuaikan dengan potensi wilayah masing-masing. Di Rogojampi dan Muncar, peserta mendapatkan pelatihan pengolahan buah. Sementara di Karangsari-Sempu fokus pada pengolahan ikan. Adapun wilayah lainnya mendapatkan pelatihan pembuatan roti, kue basah, dan kue kering yang dinilai memiliki peluang usaha cukup besar di masyarakat.
Ketua Paguyuban Penjual Jalanan Banyuwangi (PPJB), mengatakan bahwa pelatihan ini diharapkan mampu menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk lebih percaya diri memulai dan mengembangkan usaha.
“Kami ingin masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan ibu-ibu rumah tangga, memiliki keterampilan yang bisa langsung diterapkan menjadi peluang usaha. Harapannya, setelah pelatihan ini peserta bisa lebih mandiri, produktif, dan mampu meningkatkan ekonomi keluarga,” ujar Bu.Titik Zubaidah.
Koordinator kegiatan, Pak Prapto juga menyampaikan bahwa program ini bukan hanya sekadar pelatihan, tetapi juga menjadi upaya nyata meningkatkan kemampuan masyarakat agar mampu menciptakan peluang usaha mandiri.
“Program TMT ini menjadi wadah pemberdayaan masyarakat. Kami berharap peserta tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga mampu mengembangkan usaha dan meningkatkan ekonomi keluarga,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara BPVP Banyuwangi dan PPJB menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan UMKM lokal agar mampu bersaing di tengah perkembangan pasar dan digitalisasi usaha.
Antusiasme peserta terlihat sejak hari pertama pelatihan. Banyak peserta mengaku senang karena selain mendapatkan materi praktik langsung, mereka juga memperoleh pengalaman baru yang bisa diterapkan sebagai peluang usaha rumahan.
Melalui pelatihan ini, diharapkan lahir pelaku UMKM baru yang lebih kreatif, produktif, dan siap berkembang di berbagai sektor usaha olahan makanan di Banyuwangi."harapnya
Mari dukung program pemberdayaan masyarakat dan pengembangan UMKM lokal melalui Tailor Made Training (TMT) BPVP Banyuwangi bersama PPJB Banyuwangi. Semoga kegiatan ini mampu melahirkan pelaku usaha baru yang kreatif, mandiri, dan siap meningkatkan perekonomian keluarga serta daerah.
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti program pelatihan berikutnya, dapat menghubungi panitia atau pengurus PPJB Banyuwangi untuk mendapatkan informasi jadwal dan pendaftaran terbaru."pungkasnya
Sumber: Koordinator
Editor: Buwang Arifin

