kode kode panjang URL GAMBAR

LSM Dan Media Teropong Bersatu Siap Mengawal Terkait Dugaan Jual Beli Kursi ONH Di KEMENAG Pamekasan

Media Teropong Timur
Oleh -
0
Para polisi menjaga ketertiban aksi demo yang menuntut kejelasan atas dugaan jual-beli Kursi Jamaah Haji (ONH) oleh KEMENAG Pamekasan, Rabu (18/9/2024)

Pamekasan, 18 September 2024,


Ratusan warga yang tergabung didalam aksi demo yang dikomandoi oleh LSM dan Media Teropong bersatu karena diduga KEMENAG (Kementerian Agama) telah menjual belikan kursi jamaah haji (ONH atau Ongkos Naik Haji), yang digelar didepan kantor KEMENAG Pamekasan pada hari ini Rabu tanggal 18 September 2024. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pemprotesan warga terhadap dugaan adanya praktik jual beli kursi jamaah haji (ONH) yang melibatkan oknum-oknum atau pegawai didalam kantor KEMENAG Pamekasan. Demonstrasi yang diadakan oleh LSM dan media teropong Pamekasan didepan kantor Kementrian Agama tersebut dimulai dari pukul 10.00 WIB sampai selesai pukul 12.00 WIB, yang dipimpin oleh sesepuh kordinator lapangan (korlap) bapak Juma'i, S.H. Didalam orasinya, bapak Juma'i, S.H. banyak melakukan tuntutan dengan tangisan masyarakat yang mana haknya diduga sudah dijual belikan kepada pihak yang lain. Karena menurut beberapa orang yang telah diwawancarai atau direkam audio oleh LSM atau wartawan Teropong, masyarakat tersebut mengatakan sangat-sangat kecewa terhadap KEMENAG Pamekasan karena diduga tersebut, yang mana harga jualnya lebih mahal dari harga yg ditargetkan oleh KEMENAG.

Jadi didalam tuntutan yang diajukan oleh Juma'i, S.H tersebut mengarah kepada pihak KEMENAG Pamekasan agar pihaknya segera melakukan investigasi terkait dugaan penjualan kursi jamaah haji (ONH) tersebut. dalam orasinya beliau berkata, "dan kami menduga ada beberapa oknum yang berkecimpung didalamnya yang telah memperjual belikan kursi jamaah haji dengan harga yg lebih mahal dari yang ditargetkan. Dan hal ini bukan saja melanggar hukum, akan tetapi sudah mencoreng nama baik dan kepercayaan para umat Islam beragama," ujarnya didalam orasi didepan massa demo tersebut.

Para Demonstran membawa spanduk dan bendera yang menuntut kejelasan tentang dugaan penyelewengan ONH oleh KEMENAG Pamekasan, Rabu (18/9/2024)

Para demonstran juga ada yang membawa spanduk dan logo teropong. Didalam spanduk tersebut tertuliskan: "usut tuntas dan stop untuk jual beli kursi jamaah haji (ONH)" dan masyarakat menyerukan agar para penghianat dan koruptor yang ada di dalam kantor KEMENAG Pamekasan dan para oknum2 yang terlibat didalam kasus ini segera diambil tindakan hukum yang jelas dan tegas.

Dan situasi dilokasi aksi demo tersebut berjalan dengan lancar dan kondusif. Meskipun massa diterjang oleh panasnya terik matahari, mereka tetap bersemangat dalam menyampaikan aspirasinya. Serta dukungan dari pihak keamanan dari pihak kepolisian, TNI, Satpol PP, Dishub dan juga ikut menjaga keamanan dan ketertiban disekitar lokasi demo tersebut, demi menjaga kelancaran dan ketertiban para demonstran.

Kemudian jika pihak KEMENAG tidak segera memberi keputusan atau kepastian tentang pernyataan  resmi yang ditanyakan oleh pihak LSM ataupun Media Teropong, maka pihak LSM dan Media Teropong akan kembali turun ke jalan dengan membawa massa yang lebih banyak untuk terus menuntut keadilan bagi para calon jamaah haji.

Pewarta: Tim Media Teropong

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)