Banyuwangi,www.mediateropongtimur.co.id.
DPD Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Bertempat di Gedung DPRD Kabupaten periode 2024 -2027 resmi dilantik dan fi kukuhkan oleh Ketum DPP PWMOI (KRH, DRS. H.M.Jusuf Rizal SH, M.Si) dan Bendum DPP (Rianti Tanjung S.E ) berlangsung dengan meriah dan sukacita 10/08/2024 Banyuwangi Jawa Timur.
Dalan acara Pelantikan DPD PWMOI Banyuwangi yang dihadiri oleh beberapa pejabat penting Aantara lain Bupati Banyuwangi dan jajarannya., Anggota Dewan DPRD Banyuwangi., Kapolres Banyuwangi., Dandim 0825 Banyuwangi., Danlanal Banyuwangi., Danki Yonif Raider 515. SKPD., Perusahaan BUMN, Ketua maupun pimpinan Media dan LSM
KRH DRS. H M. Jusuf Rizal.SH.Msi, Selaku Ketua Umum PWMOI, dalam penyampaian-nya menjelaskan. Peran penting media baik cetak maupun online dalam menjaga netralitas dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam sebuah informasi masyarakat.
“Media memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi yang akurat dan tidak menyesatkan, serta berkontribusi dalam meningkatkan partisipasi masyarakat,” ujarnya.
Jusuf Rizal. SH. Msi menekankan bahwa netralitas dan kepercayaan media harus dijaga dengan baik untuk menghindari konflik kepentingan, yang sangat penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi.
“Penanganan berita hoaks merupakan salah satu tantangan terbesar yang harus diatasi, karena dapat merusak integritas Media dan Pemerintahan. Media harus berperan aktif dalam memverifikasi informasi sebelum disampaikan kepada publik,” tambahnya.
Kolaborasi antara media dan pemerintah diharapkan dapat memastikan informasi yang disampaikan seimbang dan terpercaya, serta mencegah penyebaran konten yang memicu kebencian.
Ketua DPD PWMOI Banyuwangi (Moch Supriyanto) yang didaulat untuk memimpin DPD PWMOI Banyuwangi periode 2024 sampai 2027, menuturkan bahwa hal itu tidak mudah karena tantangan kedepannya sangat beragam," Sebagai seorang wartawan dengan hasil karya jurnalisnya, yang dimana karya jurnalisnya bisa menggiring opini dari pembacanya tentu bukan hal mudah. Karena harus tetap dalam norma dan kaidah kode etik jurnalistik dan kode perilaku wartawan, dan dengan mengedepankan adab sopan santun sebelum keilmuannya direalisasikan.
"Kami DPD PWMOI Banyuwangi menyatakan siap untuk berperan dan menjadi wadah media online demi tercapai harmonisasi keseimbangan antara insan pers, pemerintah dan masyarakat," tutur ketua DPD PWMOI Banyuwangi yang juga dikenal sebagai seorang jurnalis di media Peduli Bangsa.
Lebih lanjut Ketua DPD PWMOI Banyuwangi menambahkan," Pada era digitalisasi dan perkembangan teknologi yang tidak bisa ditolak alurnya. Insan pers harus berkembang selangkah lebih maju dari sebelumnya antara lain dari paradigma berpikir nya. Karena seiring berjalannya waktu melalui derasnya perkembangan inovasi teknologi juga membawa pada suatu lingkungan sosial yang terkait oleh keadaan geopolitik dan geoekonomi dunia, yang efek nya tidak bisa ditolak," lanjut nya
"Pada era dimana everything in your hand atau segala sesuatu ada di genggaman tidak bisa dihindari informasi hoax dari platform aplikasi digital yang bisa memicu pergolakan di masyarakat harus ada kontroler
nya. Hal itu bukan semata tugas pemerintah, namun itu juga menjadi kewajiban bagi insan pers dan media untuk mengcounter nya.
Insan pers dan media seyogyanya bisa menjadi acuan dalam mendapatkan sumber informasi yang akurat dan valid dengan mereduksi informasi hoax agar tercapai kehidupan sosial bermasyarakat yang harmonis dengan kebenaran informasi berita yang disajikan oleh insan pers dan media, "pungkas ketua DPD PWMOI Banyuwangi
Duum,: PWMOI
Editor: Buwang Arifin

