kode kode panjang URL GAMBAR

Peringati Bulan Muharram. Para Praktisi Gelar Silaturrahmi dan Ruwatan Sengkolo Sedulur Papat

Media Teropong Timur
Oleh -
0


Tabanan,www.mediateropongtimur.co.id.

Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau dan ratusan bahasa daerah, suku, adat istiadat yang direkatkan oleh Bhineka Tunggal Ikka yang kini menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Salah satunya
seperti budaya Jawa yang sampai kini masih tetap di lestarikan seperti Budaya Ruwatan Sengkolo Sedulur Papat yang biasanya dilaksanakan pada Bulan Muharram atau Bulan Suro.

Seperti yang dilakukan para praktisi dari berbagai kalangan memperingati Bulan Muharram atau Bulan Suro dengan menyelenggarakan Ruwatan Sengkolo Sedulur Papat yang di pusatkan di rumah kediaman Bapak Joni Wahyudi di Perumahan Kediri, Tabanan, Bali, pada Selasa (23/7/24)

Acara dimulai tepat pukul 20.00 wita yang di hadiri Ketua Istiqosah Ruqiah Bathin ( Abah Deky Laksmana ) beserta seluruh jamaahnya., juga di hadiri Ketua Perkumpulan Warga Situbondo (Warsindo) Provinsi Bali, (H. Ahmad Zuber) dan para praktisi dari berbagai daerah.



Acara dibuka langsung oleh Ketua Warsindo Provinsi Bali, ( H. Ahmad Zuber ) sekaligus memberikan salam dan ucapkan selamat datang dan terimakasih atas hadirya para praktisi budaya serta tamu undangan lainnya yang sudah menyempatkan waktunya untuk menghadiri acara Ruwatan Sengkolo Sedulur Papat

"Alhamdulilah, kita bisa berkumpul kembali dan bersilaturahmi dalam memperingati Bulan Muharram atau Bulan Suro sekaligus mengadakan Ruwatan Sengkolo Sedulur Papat. Yang mana Ruwatan Sengkolo Sedulur Papat ini adalah salah satu Budaya Ritual Tradisional Jawa yang harus kita lestarikan," ungkap H. Ahmad Zuber



Sementara itu, Ketua Istiqosah Ruqiah Bathin ( Abah Dicky Laksmana ) di dampingi Umi Ria Laksamana, dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa, pentingnya menjaga keberlangsungan ini sebagai bagian dari identitas budaya yang harus di lestarikan.

"Ruwatan Sengkolo Sedulur Papat ini adalah ritual Jawa yang bertujuan untuk membersihkan energi negatif serta mendatangkan keberkahan bagi masyarakat," ungkap Abah Deky

Saya berharap. Ruwatan Sengkolo Sedulur Papat ini dapat terus di laksanakan dan diwariskan kepada generasi mendatang agar upaya pelestarian budaya dan spiritualitas ini dapat terus terjaga kelestariannya, dan terus dilaksanakan untuk menjaga budaya kearipan jawa,
"pungkas Abah Deky

Abah Deky berpesan untuk terus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keaneragaman budaya indonesia serta melertarikan nilai nilai leluhur yang terkandung di dalamnya

Diakhir acara dilanjutkan dengan bacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an dan bersholawat kepada Rasulullah Nabi Muhammad SA, dan ditutup dengan doa bersama yang di pimpin langsung oleh Ustad Rosyid dilanjut ramah tamah


(Arifin)

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)