kode kode panjang URL GAMBAR

Kecam Keras Pungutan Pada Wali Siswa Dengan Dalih Apapun. Ini Penjelasan Dari Michael Edy Hariyanto, SH.MH

Media Teropong Timur
Oleh -
0
Banyuwangi,www.mediateropongtimur.co.id.

Moment yang cukup menegangkan dengan hadiran Pimpinan DPRD Banyuwangi *Michael Edy Hariyanto, SH.MH* saat menemui Kepala Sekolah SMPN 1 Singojuruh diruang kerjanya yang bersamaan dengan hadirnya pengurus Forum Singojuruh Bersatu *FSB* Vahid Faiq, Dendy Eka Wardana, SH, Buang Arifin, Selamet Riyanto, dan Rudy Hartono selaku penasehat FSB.
Pada kesempatan tersebut Michael Edy Hariyanto dalam klarifikasinya menyampaikan informasi keluhan dari para calon orang tua wali peserta didik terkait kewajiban membeli seragam sekolah dan uang gedung serta tidak dilibatkanya Komite Sekolah dalam pembahasan yang menyangkut finansial. Namun sebelumnya Michael mengaku sudah kantongi informasi dari Komite juga wali murid tentang hal-hal yang menyangkut SMPN1 Singojuruh.

Dalam argumennya, Kepala Sekolah *Hj. Lilik Subekti*  tidak membenarkan tentang informasi yang beredar atau yang disampaikan oleh para calon orang tua wali peserta didik itu.

Disinggung Mechael soal belum di mulainya Penerimaan Peserta Didik Baru *PPDB* tapi sudah berani mengumpulkan para calon orang tua wali peserta didik yang tanpa sepengetahuan Komite Sekolah. Hj. Lilik *Kepala Sekolah* berdalih bahwa pertemuan diinisiasi oleh Panitia PPDB karena ada perubahan teknis pendaftaran yang awalnya untuk memasukkan PIN dan sebagainya, tahun lalu sudah bisa dilakukan dari sekolah, sekarang teknisnya memakai Smart Kampung."ungkap Hj. Lilik dalam argumenya.

"Karena sejak awal sudah banyak calon wali murid yang sudah titip berkas kepada Panitia PPDB. Sementara titipan berkas itu harus di imput, kemudian karena perubahan teknis calon wali murid resah, sehingga di kumpulkan untuk di lakukan pendampingan oleh operator, "lanjutnya.

Dikatakannya juga bahwa pada pertemuan dengan para calon orang tua wali peserta didik tidak membahas soal uang gedung, PSM, dan juga soal seragam. "sambungnya

Dikonfirmasi berbeda usai menemui Kepala SMPN 1 Singojuruh, Michael Edy Hariyanto, SH.,MH kepada awak media menyampaikan. Ini bukan
persoalan dewan guru, saya sangat mencintai guru, kita bisa pintar karena bapak ibu guru. Oleh karena itu sekali lagi saya sangat hormat dan cinta kepada bapak ibu guru. Ini soal kebijakan Kepala Sekolah yang oleh orang tau wali siswa dianggap membebani. Saya tidak ingin anak-anak Banyuwangi banyak yang putus sekolah hanya karena tidak punya biaya akibat dari kebijakan Kepala Sekolah yang memberatkan. "ucap michael
"Kalau katanya dana BOS tidak cukup atau mau membangun fasilitas sekolah tidak ada dana, minta saja ke Pemerintah melalui Kepala Dinasnya jangan bebani orang tua wali siswa. Saya minta semua Kepala Sekolah atau satuan pendidikan di Banyuwangi hentikan pungutan atau bebani orang tua wali siswa dengan dalih apapun", tegas Michael.

Sementara Edy Suryono *Ketua Komite SMPN 1 Singojuruh* juga Lukman *Anggota Komite SMPN 1 Singojuruh* Saat dikonfirmasi beberapa awak media juga saat bertemu dengan Michael Edy Hariyanto sebelumnya menyampaikan bahwa Komite Sekolah tidak di libatkan dalam pembahasan menyangkut finansial. Bahkan pihak sekolah adakan pertemuan dengan para calon orang tua wali peserta didik baru hari Sabtu 25/5/2024 tidak mengundang Komite Sekolah.

Editor: Buwang Arifin


Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)