kode kode panjang URL GAMBAR

SDN Wonosuko 1 Tamanan Bondowoso Gelar Asesmen Diagnostik Khusus Siswa Baru, Langkah Terdepan Kenali Potensi Sejak Dini

Media Teropong Timur
Oleh -
0


Bondowoso,www.mediateropongtimur.co.id

SDN Wonosuko 1 Kecamatan Tamanan Kabupaten Bondowoso melaksanakan kegiatan Asesmen Diagnostik bagi seluruh siswa baru. Kegiatan yang berpusat di ruang kelas sekolah ini berlangsung khidmat dan dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah SDN Wonosuko 1, [ Bapak Soni Andiwijaya ]., Sekretaris PGRI Kabupaten Bondowoso yang juga menjabat Ketua K3S Kecamatan Tamanan, [ H. Slamet Budianto ]., Ketua LKBH PGRI Bondowoso, [ Miftah Huda ]., Wakil Ketua LKP3A.,  Partayat NU Bondowoso,[ Lutfiah ]., Wali Kelas 1 [ Ika Sari Utami ]., serta segenap dewan guru dan para wali murid baru. pada Rabu 29 Juli 2026

Langkah strategis ini diambil pihak sekolah dengan tujuan utama untuk mengenali lebih dini potensi, bakat, serta karakteristik setiap anak, sekaligus menyelaraskan pola pembinaan dan pendidikan antara lingkungan sekolah maupun lingkungan rumah.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SDN Wonosuko 1, [ Soni Andiwijaya ] menjelaskan secara rinci mekanisme serta ruang lingkup asesmen yang dilaksanakan.
"Asesmen ini mencakup pengecekan kesiapan belajar siswa baru, pengisian instrumen penilaian, hingga sesi wawancara mendalam bersama orang tua atau wali murid. Tujuannya adalah untuk memetakan kemampuan awal setiap anak, baik dari sisi kognitif maupun non kognitif," ujar Bapak Soni.


Lebih lanjut ia memaparkan perbedaan dan fungsi masing-masing penilaian:

"Asesmen kognitif berfungsi untuk mengidentifikasi capaian kompetensi dasar yang dimiliki anak, meliputi kemampuan literasi membaca, pemahaman bahasa, hingga kemampuan numerasi dan penalaran hitungan dasar. Hal ini penting untuk mengetahui sejauh mana tingkat penguasaan bekal pengetahuan yang dimiliki guna menyusun tahapan pembelajaran yang tepat sasaran.

"Sedangkan asesmen non kognitif bertujuan menggali kondisi psikologis, kematangan emosi, latar belakang dan dinamika keluarga, kebiasaan sehari-hari, gaya belajar yang paling disukai, hingga minat serta bakat terpendam siswa."ungkap Soni
"Kami sengaja mengundang dan melibatkan wali murid dalam proses ini, karena dialah orang yang paling memahami karakter asli, sifat, kebiasaan, dan potensi sesungguhnya yang dimiliki anak. Seluruh hasil asesmen ini nantinya akan menjadi pedoman utama bagi para guru untuk merancang metode, pendekatan, dan materi pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan serta kebutuhan masing-masing siswa, sehingga tidak ada anak yang tertinggal maupun terbebani," pungkasnya.


Sementara itu, Sekretaris PGRI Kabupaten Bondowoso sekaligus Ketua K3S Kecamatan Tamanan, H. Slamet Budianto, sangat mengapresiasi langkah inovatif yang diambil pihak sekolah.
"Kegiatan ini sungguh sangat penting dan luar biasa dilakukan sejak awal masuk sekolah, agar para pendidik lebih mudah memahami seluk-beluk, karakter, serta potensi unggulan maupun hal yang perlu dibina dari setiap siswa baru. Selain itu, asesmen ini juga bertujuan mempererat tali silaturrahmi serta membangun kemitraan pendidikan yang kokoh demi menyamakan visi, misi, dan harapan antara pihak sekolah dengan keluarga murid. "Ucap H. Slanet


Melalui momen ini pula kita menyamakan pemahaman terkait tata tertib, aturan, serta program unggulan sekolah sejak awal tahun ajaran berlangsung, sekaligus menggali informasi yang paling akurat mengenai riwayat perkembangan dan kesehatan anak selama ini.

Perlu diketahui, sejauh ini SDN Wonosuko 1 merupakan satu-satunya satuan pendidikan di wilayah Kecamatan Tamanan yang secara khusus menyelenggarakan asesmen diagnostik menyeluruh bagi siswa baru," pungkas H. Slamet Budianto.


dirilis:mediateropongtimur.co.id
pewarta: Marsuki
Editor: Buwang Arifin
Tags:

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)