Banyuwangi,www.mediateropongtimur.co.id
Rumah Prodeo LBH GMI Sempu menjadi saksi berlangsungnya dialog publik yang hangat dan konstruktif dengan tema menarik: “Sekda Banyuwangi Di Antara Profesionalitas serta Kepentingan Politik”. Kegiatan ini dihadiri sejumlah narasumber yang kompeten di bidang hukum, birokrasi, dan kemasyarakatan, antara lain:
Andah wibisono AP, S.H., Mhum.,
Danny Hendro Saputro, S.H., M.H
serta dipandu langsung oleh Mustoli, selaku Pendiri Sekolah Rakyat.
Dialog ini digelar sebagai wadah aspirasi masyarakat untuk menyoroti peran strategis Sekretaris Daerah (Sekda) dalam roda pemerintahan Kabupaten Banyuwangi, terlebih di tengah wacana pergantian jabatan yang menjadi perhatian publik belakangan ini
Dalam pemaparannya, [ Danny Hendro Saputro, S.H., M.H ], selaku Ketum LBH GMI Banyuwangi menyoroti secara khusus proses pergantian Sekda yang akan berlangsung. Ia menegaskan harapannya agar pemerintah daerah dalam memilih dan menunjuk sosok pemegang jabatan strategis tersebut benar-benar mendahulukan kualifikasi profesionalitas, kompetensi, dan rekam jejak yang mumpuni, bukan didasari oleh pertimbangan kepentingan politik praktis, apalagi hanya semata-mata didasarkan rasa suka atau tidak suka (like and dislike) semata.
“Kedudukan Sekda dalam struktur birokasi pemerintah itu sangatlah penting dan strategis. Sosok inilah yang ibaratnya menjadi lokomotif penentu ke mana arah dan tujuan pembangunan Banyuwangi hendak diarahkan. Kalau pertunjukannya didasari kepentingan politik atau selera pribadi saja, dikawatirkan arah pembangunan tidak akan fokus pada kesejahteraan rakyat, melainkan hanya menguntungkan kelompok tertentu saja. Harusnya, yang dipilih adalah sosok yang berkompeten, berpengalaman, dan mengerti betul seluk beluk birokrasi demi kemajuan daerah," tegas Danny dalam pemaparannya pada Senin 01/06/2026
Sementara itu, narasumber lainnya
[ Andah Wibisono AP. S.H., Mhum ] selaku pengamat kebijakan publik memberikan sorotan dari sisi fungsi dan peran utama Sekda itu sendiri. Menurutnya, sosok Sekda yang ideal haruslah memiliki karakter yang fleksibel, luwes, serta mampu membangun komunikasi yang lancar dan efektif ke segala arah, baik ke atas maupun ke bawah.
Lebih dalam lagi, Andah Wibisono
menekankan satu poin penting yang sering kali terlupakan, yaitu tentang siapa yang sebenarnya harus dilayani oleh seorang Sekda. Menurutnya, tugas utama dan tanggung jawab besar Sekretaris Daerah bukanlah sekadar menjadi pelayan atau pengurus rumah tangga kepentingan Bupati semata, melainkan jauh lebih besar dari itu: kepentingan seluruh masyarakat Banyuwangi lah yang harus menjadi prioritas utama.
“Banyak yang mengira Sekda itu hanya mengurus kepentingan pimpinan daerah. Padahal tugas hakiki dan tanggung jawabnya adalah menjamin pelayanan publik berjalan baik, memastikan kebijakan berpihak pada rakyat, dan menjaga stabilitas pemerintahan. Sekda harus fleksibel dan luwes, bukan kaku dan tertutup, agar aspirasi masyarakat bisa tersalurkan dan diakomodir dalam kebijakan pemerintah. Ingat, kita bekerja dan mengabdi untuk masyarakat luas, bukan hanya untuk satu orang atau satu kelompok," ungkap Andah Wibisono
Sebagai penanggung jawab jalannya dialog, Musolli selaku Pendiri Sekolah Rakyat mengapresiasi antusiasme dan kedalaman materi yang disampaikan para narasumber. Ia menilai dialog seperti ini sangat penting agar masyarakat paham betapa besar pengaruh sosok Sekda terhadap nasib daerahnya.
Dialog ini kemudian diakhiri dengan kesimpulan bersama, di mana seluruh elemen yang hadir sepakat menyerukan agar proses pergantian Sekretaris Daerah Banyuwangi ke depan dilakukan secara transparan, objektif, dan bebas dari muatan politik praktis. Sosok yang terpilih nanti diharapkan mampu menjembatani kebijakan pimpinan daerah dengan kebutuhan riil masyarakat, menjaga stabilitas birokrasi, serta membawa Banyuwangi melaju lebih cepat, lebih maju, dan lebih sejahtera untuk seluruh warganya.
LBH GMI Sempu juga berkomitmen untuk terus menjadi mitra kritis pemerintah dan wadah aspirasi masyarakat, agar penyelenggaraan pemerintahan di Banyuwangi senantiasa berjalan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan berkeadilan.
dirilis mediatetopongtimur. co. id
Editor: Buwang Arifin
