Jayapura,www.mediateropongtimur.co.id
Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Papua bersama Pemerintah Provinsi Papua dan sejumlah instansi terkait menggelar inspeksi mendadak (sidak) guna memastikan ketersediaan serta stabilitas harga bahan pokok di wilayah Jayapura, Selasa (17/03).
Kegiatan sidak ini dipimpin langsung oleh Gubernur Papua, Mathius Derek Fakhiri, serta didampingi oleh Dirreskrimsus Polda Papua, Rama Samtama Putra. Tim gabungan bergerak menyisir sejumlah titik strategis, mulai dari gudang distributor, pasar tradisional, hingga ritel modern.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi kelangkaan bahan pokok maupun lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan. Dalam sidak tersebut, tim secara langsung melakukan pengecekan terhadap ketersediaan komoditas penting seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan kebutuhan pokok lainnya.
Dirreskrimsus Polda Papua, Kombespol. Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk mengawal stabilitas pasokan dan harga pangan. Ia menyebutkan bahwa pengawasan ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan serta melindungi masyarakat dari praktik penimbunan atau permainan harga oleh oknum tidak bertanggung jawab.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa stok bahan pokok tersedia dalam jumlah yang cukup dan harga tetap stabil. Kami juga tidak akan segan menindak tegas jika ditemukan adanya pelanggaran hukum yang merugikan masyarakat,” tegasnya Kombespol. Dr. Rama.
Selain memastikan ketersediaan stok, tim juga melakukan pemantauan harga di tingkat pedagang untuk mencegah terjadinya lonjakan harga yang tidak wajar. Para pedagang diimbau untuk tetap menjual barang sesuai harga yang telah ditetapkan serta tidak memanfaatkan momentum Idul Fitri untuk meraup keuntungan berlebihan.
Tak hanya itu, dalam rangka menjaga kelancaran distribusi energi, tim gabungan juga berkoordinasi dengan Pertamina guna memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan energi tetap terjaga. Hal ini dinilai penting untuk mendukung kelancaran distribusi logistik, khususnya di wilayah Papua yang memiliki tantangan geografis tersendiri.
Gubernur Papua, Komjen Pol (Purn) Mathius Derek Fakhiri, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan instansi terkait merupakan langkah strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, khususnya menjelang hari besar keagamaan.
“Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan bahan pokok. Kami ingin dapur masyarakat tetap mengepul dan kebutuhan sehari-hari terpenuhi,” ujarnya.
Dengan adanya sidak ini, diharapkan seluruh rantai pasok pangan di Papua dapat berjalan dengan lancar dan terkendali. Pemerintah dan aparat penegak hukum juga berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan secara intensif hingga Hari Raya Idul Fitri tiba.
Sinergi yang terjalin antara Ditreskrimsus Polda Papua, Pemerintah Provinsi Papua, serta berbagai pihak terkait menjadi bukti nyata keseriusan dalam menjaga stabilitas pangan. Upaya ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menyambut hari kemenangan dengan penuh sukacita tanpa kendala kebutuhan pokok.
Editor: Buwang Arifin


