Arus mudik menjelang hari raya telah menyebabkan kemacetan parah di Pelabuhan Gilimanuk, Banyuwangi. Antrian kendaraan yang menyeberang ke Pulau Bali dilaporkan mencapai puluhan kilometer, membuat para pemudik harus menunggu berjam-jam bahkan hingga berhari-hari untuk bisa naik ke kapal
Berdasarkan pantauan di lapangan, kemacetan mulai terlihat sejak beberapa hari terakhir dan semakin memburuk pada hari ini. Kendaraan, terutama mobil pribadi dan sepeda motor, memadati jalanan menuju pelabuhan hingga ke area-area sekitarnya. Para pemudik terlihat kelelahan menunggu giliran, dengan sebagian dari mereka harus tidur di dalam kendaraan atau di pinggir jalan karena durasi penantian yang sangat lama.
Pihak otoritas pelabuhan dan kepolisian telah mengerahkan personel tambahan untuk mengatur lalu lintas dan memfasilitasi pergerakan kendaraan. Namun, volume kendaraan yang jauh melebihi kapasitas normal pelabuhan membuat upaya penanganan menjadi tantangan yang berat. Beberapa langkah telah diambil, seperti penambahan jadwal keberangkatan kapal dan pembukaan jalur khusus untuk kendaraan tertentu, namun dampaknya masih belum terlihat signifikan dalam mengurangi antrian.
Para pemudik diimbau untuk memantau informasi terkini mengenai kondisi arus lalu lintas dan ketersediaan tiket kapal melalui saluran resmi yang disediakan oleh pihak pelabuhan atau otoritas terkait. Selain itu, disarankan bagi mereka yang belum berangkat untuk mempertimbangkan kembali waktu perjalanan atau mencari rute alternatif jika memungkinkan, guna menghindari terjebak dalam kemacetan yang berkepanjangan
Pihak berwenang juga meminta kesabaran dan kerjasama dari seluruh pemudik untuk mematuhi petunjuk petugas di lapangan demi menjaga ketertiban dan kelancaran arus perjalanan. "Upaya terus dilakukan untuk memaksimalkan pelayanan dan memastikan para pemudik dapat sampai ke tujuan dengan selamat, meskipun kondisi saat ini masih cukup sulit
Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kondisi arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk akan terus diperbarui dan disampaikan kepada masyarakat secara berkala.
diriliase mediateropongtimur.co.id
Editor: Buwang Arifin
Pewarta: Sikum

