kode kode panjang URL GAMBAR

Proyek Revitalisasi Rehabilitasi Ruang Kelas SDN 1 Kertosari Diduga Tidak Butuh Konsultan Pengawas

Media Teropong Timur
Oleh -
0


Situbondo,www.mediateropongtimur.co.id

Proyek dari kementerian Pendidikan dasar dan menengah berupa rehabilitasi ruang kelas dengan tingkat kerusakan minimal sedang dari anggaran APBN tahun 2025 senilai 664 juta rupiah disorot oleh LSM Teropong (Wahyudi) dan LSM Penjara Indonesia (Fajar gondrong).

Berlokasi di SDN 1 Kertosari, kecamatan Asembagus, Situbondo aktivis LSM Teropong dan LSM Penjara Indonesia melakukan investigasi pengerjaan proyek rehabilitasi lima ruang kelas.
Diperoleh fakta pekerja tidak dilengkapi K3, tidak ada mesin molen, ruang-ruang yang direhab mengalami perbaikan peninggian gedung dan perbaikan atap, jendela.
Ada dugaan lima kelas yang direhabilitasi dengan anggaran 664 juta rupiah lebih, hasilnya perlu diuji materi.

Saat dimintai keterangan pekerja bangunan di SDN 1 Kertosari jawabannya, "saya tidak tahu pelaksananya mas, saya baru kerja disini".


Ketika aktivis melakukan klarifikasi kepada salah seorang guru yang tidak menyebutkan namanya, "konsultan apa mas ? gak ada, ini proyek swakelola, yang mengelola pihak sekolah mas".

Dari keterangan pekerja dan salah satu guru di SDN 1 Kertosari diduga ada yang ditutup-tutupi terkait penyerapan anggaran, gambar pelaksanaan proyek yang tidak transparan, konsultan pengawas yang tidak ada di lokasi, K3 yang tidak diterapkan, mesin molen yang tidak ada di lokasi.

Aktivis LSM Teropong dan LSM Penjara Indonesia akan melaporkan temuan hari ini, Senin, 3 November 2025 ke dinas Diknas kabupaten Situbondo.

Pewarta : Tim
Tags:

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)