Transformasi Kawasan Rawan Menuju Destinasi Wisata & Ekonomi Kreatif
———————————————————
SITUBONDO – Kawasan Burnik yang dulu identik dengan citra negatif, kini resmi bertransformasi menjadi Burnik City, destinasi wisata dan pusat ekonomi kreatif. Peresmian yang digelar Sabtu (17/5/2025) di Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Kota Situbondo, dihadiri ribuan warga dan dipimpin langsung oleh Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo (biasa di panggil Mas Rio), didampingi Wakil Bupati.
- Fakta Kilas Balik & Transformasi
1. Dulu vs Kini:
- 2010-an: Kawasan rawan dengan citra negatif yang sangat dihindari.
- 2025: Destinasi wisata dengan 100+ UMKM, taman bermain, dan jalur jogging.
2. Investasi Unggulan:
- Taman bunga hias
- Area kuliner lokal
- Fasilitas olahraga (renang, memancing, jogging track)
- Sambutan Hangat Bupati Mas Rio
"Ini bukti kolaborasi pemerintah dan warga. Burnik kini naik kelas–dari tempat yang dihindari jadi destinasi dicari!"
Janji konkret untuk warga:
- Agustus 2025: Gelar lomba renang, memancing, dan senam kolosal dalam rangka HUT RI.
- Dukungan UMKM: Pelatihan gratis dan promosi produk lokal.
- Sentuhan Nostalgia & Visi Ke Depan
Bupati yang tumbuh besar di Dawuhan berbagi cerita:
"Dulu saya mandi di sungai ini. Kini, saya bangga melihat Burnik jadi ruang publik yang aman dan produktif."
Komitmen tegas:
- Zero toleransi untuk aktivitas negatif di kawasan baru ini.
- Prioritas keamanan: Patroli rutin dan CCTV terpasang.
- Dampak Ekonomi Langsung
- 500+ lapangan kerja baru tercipta dari sektor UMKM.
- Target kunjungan: 10.000 wisatawan/bulan.
Pewarta: Wahyu Media Teropong Timur News
———————————————————

