Kamis, 27 Maret 2025
SITUBONDO – Proyek Lapis Penetrasi Makadam (Lapen) di Desa Kesambirampak, Kecamatan Kapongan, Situbondo senilai Rp330 juta dari Dana Desa (DD) 2025 menjadi sorotan LSM Teropong. Proyek dengan volume 2,5 meter x 950 meter ini diduga mengandung indikasi kerugian keuangan negara puluhan hingga ratusan juta rupiah.
Klarifikasi Kepala Desa yang Tak Kunjung Jelas
Hingga berita ini diturunkan:
- Kepala Desa Kesambirampak, Legiono, belum dapat ditemui untuk memberikan klarifikasi rinci.
- Via pesan WhatsApp, beliau hanya menyampaikan: "Maaf, pak/buk, bukan mas."
Temuan LSM Teropong
Aktivis LSM Teropong menemukan indikasi:
1. Potensi kerugian DD signifikan (puluhan-ratusan juta rupiah)
2. Ketidakjelasan mekanisme pengawasan proyek
3. Keterlambatan respons pemdes atas permintaan klarifikasi
"Kami akan segera laporkan temuan ini ke Inspektorat Kabupaten Situbondo untuk pemeriksaan lebih lanjut," tegas perwakilan LSM.
Rincian Proyek yang Dipertanyakan
- Sumber dana: DD 2025
- Nilai anggaran: Rp330 juta
- Volume pekerjaan: 2,5 m x 950 m
Pewarta: Tim Teropong Timur News


