Situbondo,www.meduateropongtimu.co.id.
Memprihatinkan, kata yang terlintas di benak para aktivis LSM Teropong (Wahyudi sekjen pusat dan Dicky Edwin korlap) saat menerima adanya pengaduan dari tenaga medis RSUD Abdoer Rahem yang diduga sudah 4 (empat) bulan tidak menerima honor/gaji dari program SEHATI, lalu pertanyaannya adalah apakah dana APBD kabupaten Situbondo untuk program SEHATI memang sudah habis ?, atau dananya diduga disalah gunakan ?
Viralnya pemberitaan di media-media beberapa hari lalu adanya dugaan keuangan dana program SEHATI dan kas RSUD yang patut dipertanyakan peruntukannya, penggunaannya untuk apa secara akuntabel , demikian stetmen para aktivis LSM Teropong terkait adanya pengaduan tenaga medis ke Lembaga yang diduga sudah 4 (empat) bulan tidak dibayar hak-haknya.
"Kami dari LSM Teropong akan meminta klarifikasi kepada pihak Direktur RSUD Abdoerahim Rahem Situbondo terkait adanya dugaan hak tenaga medis yang tidak dibayar selama 4 (empat) bulan dari program SEHATI, kenapa sampai tidak terbayar ? dan mau minta klarifikasi apakah benar uang kas RSUD Abdoerahim Rahem Situbondo yang nilainya miliaran rupiah diduga habis dan tidak jelas peruntukannya ?, kami akan laporkan kepada pihak APH dan KPK jika nantinya ada data yang kuat ada dugaan terindikasi perbuatan melawan Hukum" jelas Wahyudi dan Dicky Edwin.
LSM Teropong akan berkirim surat resmi yang ditujukan kepada ketua DPRD Situbondo, Bupati Situbondo, Direktur RSUD Abdoerahim Rahem terkait temuan, pengaduan dari tenaga medis kepada Lembaga LSM Teropong dan meminta klarifikasi dan tindakan apa yang akan dilakukan oleh pihak RSUD Abdoer Rahem Situbondo dengan adanya keluhan tenaga medis.
Pewarta : Triana & tim