Situbondo,www.mediateropongtimur.co.id
Ketua KPU Situbondo, ( Hadi Prayitno), menyerukan kepada masyarakat Situbondo untuk menolak praktik politik uang dalam pelaksanaan Pilkada 2024. Ia menegaskan bahwa menolak politik uang adalah langkah penting untuk menjaga demokrasi yang bersih dan bermartabat.
Hadi menyampaikan, pesan ini memiliki urgensi khusus dalam menghadapi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Bupati dan Wakil Bupati, termasuk di Kabupaten Situbondo.Jumat ( 20/11/2024 )
Dalam keterangannya, Hadi menjelaskan bahwa politik uang sangat merusak integritas pemilu karena menghilangkan esensi demokrasi itu sendiri.
"Saya berharap kepada seluruh masyarakat Situbondo, khususnya, mari memilih berdasarkan visi, misi, dan kompetensi calon, bukan karena iming-iming materi,” ujar Hadi.
Hadi juga mengingatkan risiko politik uang yang berpotensi memunculkan pemimpin yang cenderung mementingkan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu demi mengembalikan modal kampanye. Hal ini, kata Hadi, akan membuka peluang terjadinya praktik korupsi di masa mendatang.
Lebih lanjut, Hadi menyatakan bahwa dengan menolak politik uang, masyarakat dapat memastikan pemimpin yang terpilih adalah mereka yang benar-benar mampu membawa perubahan positif dan mendorong pembangunan yang lebih baik bagi daerah.
Sebagai bentuk komitmen menjaga pemilu yang bersih, Hadi Prayitno mengajak masyarakat Situbondo untuk
tidak terpengaruh oleh janji atau iming-iming uang dari calon tertentu.
Memilih pemimpin berdasarkan nilai-nilai kejujuran, kompetensi, dan komitmen terhadap pembangunan daerah.
Kita harus berani melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan praktik politik uang selama masa kampanye atau pemilihan.
Pesan ini mengingatkan kita semua bahwa kesuksesan demokrasi tidak hanya bergantung pada penyelenggara pemilu, tetapi juga pada peran aktif masyarakat untuk menolak segala bentuk kecurangan. Mari kita bersama-sama mewujudkan Pilkada 2024 yang bersih dan adil,” tutup Hadi Prayitno.
Pewarta : Wahyu

