Ratusan Warga Masyarakat Desa Cantuk Kecamatan Singojuruh turun jalan melakukan aksi demo meminta Ketua BPD Desa Cantuk (Samsul Hadi) mundur dari jabatannya
Aksi berlangsung pada 5 Agustus 2024 tepat pukul 13.00 wib di depan Kantor Balai Desa Cantuk dengan pengawalan dan pengamanan ketat oleh anggota Polri polresta Banyuwangi dan beberapa personil TNI dan anggota gabungan dari Kepolisian polsek Singojuruh, Songgon dan Sempu, serta hadir Camat Singojuruh, Danramil Singojuruh dan Polsek Singojuruh, beserta jajaran muspika Kecamatan Singojuruh
Dalam orasinya beberapa tuntutan yang dibacakan Bapak Ustad Hambali yang didampingi H. Fauji selaku tokoh masyarakat antaranya:
1. Sejak awal bergulirnya pilksdes, sudara Samsul Hadi selaku Ketua BPD secara terang terangan menunjukkan keterpihakan-nya kepada calon Kepala Desa incumbent, sementara aturanya sudah jelas bahwa BPD selaku penyelenggara pilkades harus bersikap netral.
2. Selaku Ketua BPD, sudara Samsul Hadi pasca pilkades mestinya menjadi pelopor rekonsiliasi pemilihan situasi kondisi kehidupan masyarakat, akan tetapi justru ingin memperkeruh situasi pasca Pilkades dengan mengaitkan kejadian kecil dengan politik pilkades
3. Sudara Samsul Hadi selaku Ketua BPD pernah andil ide kebijakan dalam semuah rapat terkait mobil URC karena keterbatasan keuangan Desa, maka diambil kebijakan bila masyarakat menggunakan mobil URC diharap untuk menanggung sendiri biaya operasionalnya, namun setelah kebijakan tersebut dilaksanakan oleh sopir URC untuk melayani salah satu warga mengeluarkan biaya operasional sendiri serta memberi upah jasa kepada sopir, ternyata hal tersenut di pelintir oleh Ketua BPD dengan memberikan informasi kemasyarakat yang katanya Pemerintah Desa menarik biaya atas penggunaan mobil URC, sikap sudara samsul Hadi selaku Ketua BPD yang seperti ini jelas meresahkan masyarakat dan rawan konflik sosial
4.Terkait peralihan penerima bantuan beras dari bulog oleh Kepala Dusun Cantuk lor yang mana proses peralihan sudah berdasarkan kesepakatan dan sepengetahuan Pemerintah Desa dengan alasan peralihan jelas yaitu untuk pemerataan kepada warga yang layak menerima tapi belum tersentuh atau tercaper bansos, dan itupun dilakukan atas persetujuan penerima manfaat pertama, masalah ini pula jadi alat sudara Samsul Hadi mengadukan Kepala Desa kepemerintah Kecamatan,
5. Pada saat Kades baru ( Imam Gojali, S.Pd.) baru dilantik dan baru menjabat Kades Cantuk, data data penting di Pemerintahan Desa hilang, diduga ada unsur sengaja di hapus oleh perangkat Desa yang lama dan BPD, namun pihak Samsul Hadi sama sekali tidak ada tindakan, terkesan tidak tau menau adanya peristiwa tersebut
Dari beberapa uraian surat tuntutan yang dibacakan Hambali, berharap dan memohon dengan hormat kepada Bupati Banyuwangi menggugurkan SK perpanjangan masa jabatan Ketua BPD Desa Cantuk ( Samsul Hadi ). Dan bila mana dalam beberapa hari ke depan tidak ada respon atas tututan tersebut maka masa demo akan kembali lagi sampaikan aspirasi melalui aksi demo besar besaran
Setelah penyampaian tuntutan tersebut kurang lebih satu jam, dua anggota BPD,*Susiyanto dan Wajedi* mewakili Ketua BPD menemui masyarakat pendemo mengajak beberapa perwakilan masyarakat masuk ke dalam Kantor Desa untuk bermusyawarah/mediasi, namun hasil dari musyawarah tersebut hanyalah sebuah pernyataan bermaterai dari anggota BPD yang bertuliskan meminta waktu dua hari untuk memberi informasi kepada Ketua BPD, dan bila mana dalam waktu dua hari Ketua BPD tidak mundur dari jabatannya, maka semua anggora BPD menyatakan siap mundur semua, "Isi dalam surat peryataan hasil musyawarah/mediasi
ditempat yang sama setelah selesai musyawarah/mediasi kepada wartawan, H. Fauji menyampaikan meminta Ketua BPD (Samsul Hadi) mundur dari jabatannya, karena dianggap warga masyarakat Desa Cantuk sudah tidak percaya lagi atas kinerja Ketua BPD yang kurang transparan dan melanggar aturan dalam jabatanya.
Sejak Pilkades sampai pasca Pilkades Ketua BPD tidak menunjukkan kenetralannya senagai Ketua BPD, statemennya masih berbau politik, dan di anggap meresahkan masyarakat, "sambung H. Fauji
Dirilis media teropongtimurnews
Editor: Buwang Arifin


