Aktivis yang juga mantan Panglima Pasukan Berani Mati era Gus Dur ini menambahkan, Foskanu yang berisi para pentolan GP Ansor, Banser dan Pagar Nusa tahun 90 an, juga mengusung sejumlah kader NU untuk menjadi kandidat Calon Wakil Bupati Banyuwangi.
Salah satu nama yang digadang-gadang adalah Sukron Makmun Hidayat. Dia adalah mantan Ketua PC GP ansor 2 kali periode. Sekaligus adik kandung mantan Bupati Banyuwangi dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Abdullah Azwar Anas.
Adapun nama lain yang turut diusung, Ikhwan Arif, Ketua PC GP ansor saat ini. Fathan Hamami Hasan, kader Pagar Nusa dan Gus Durian), Mashudi, pengusaha NU, Donny Osmond, pengusaha NU dan advokat Foskanu dan Amir Makruf Khan, Setma Banser Banyuwangi kota era tahun 2000-2004, sekaligus pengusaha muda sukses.
Sebagai tindak lanjut, masih Abdillah, Foskanu akan membentuk Tim 9, yang terdiri dari Nur Alami, Nanang Nurul Yaqin dan Mahfud Syamsul Hadi, perwakilan dari kader GP Ansor. Bambang Soebagio, Sudariyono dan Slamet, dari perwakilan Banser. Sedang dari Pagar Nusa, Ali Maki Samuel, Sugiono dan Muchlis.
“Hasil keputusan Tim 9 akan disampaikan kepada PBNU dan PP GP Ansor di Jakarta. Dan terkait siapa Calon Wakil Bupati yang usung, ditentukan berdasar hasil seleksi Tim 9,” bebernya.
Sebagai bentuk peran serta mensukseskan pelaksanaan Pilkada Banyuwangi, rencananya Foskanu akan melakukan Road Show silaturahmi dengan para kandidat Calon Bupati.
Tak kalah penting, diskusi yang digeber dikediaman Ketua Foskanu, H Abdillah Rafsanjani, di Dusun Krajan, Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono, Banyuwangi, turut membahas terkait Desa Pakel. Terutama tentang program tali asih yang diinisiatori Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Nanang Haryono.
Dalam program tersebut, warga Desa Pakel mendapat bantuan Rp3 juta per kepala dari perusahaan perkebunan PT Bumisari Maju Sukses (PT Bumisari). Selain itu, warga juga diberi kesempatan jika berminat menjadi pekerja di perkebunan. Warga pun dimungkinkan untuk melakukan aktivitas pertanian dengan bercocok tanam dibawah pohon atau dibawah tanaman komoditas perkebunan.
“Kami mendukung dan berterima kasih kepada Bapak Kapolresta, yang telah menjembatani, beriktikad baik dengan mengumpulkan stakeholder dan antara pihak yang berselisih, sehingga kondusifitas di Pakel, terus terjaga,” tandas Ketua Foskanu, H Abdillah Rafsanjani.
Editor:Buwang Arifin
